teknik okulasi

Sebagai tempat eduwisata yang memiliki visi untuk mendidik anak dengan cara yang menyenangkan, D’Kandang Amazing Farm memiliki program eduwisata perkebunan yang melibatkan anak secara langsung.

Terletak di Sawangan- Depok, D’Kandang sangat strategis untuk menjadi tempat eduwisata tujuan, yang dekat dari JABODETABEK yang merupakan daerah perkotaan.

Mayoritas anak-anak hanya mempelajari teori saja disekolah tanpa memahami secara utuh untuk mengaplikasikan teori yang mereka pelajari secara nyata. Maka, D’Kandang mengemas cara belajar untuk anak dengan cara yang lain, yaitu dengan cara membiarkan anak terlibat langsung saat berkegiatan.

D’Kandang menyediakan paket untuk anak berkebun, didalam kegiatan tersebut anak dapat belajar untuk menanam dan memanen. Tidak hanya itu, D’Kandang Amazing Farm juga mengajarkan anak-anak secara langsung bagaimana mencangkok, menyetek dan okulasi.

Tapi apa itu mencangkok, menyetek, dan okulasi?

 

1. Mencangkok adalah usaha manusia dalam memperbanyak tanaman baru atau pengembangbiakan dengan cara Vegetatif buatan. Tidak semua tumbuhan dapat dicangkok, tumbuhan yang dapat di cangkok hanya tumbuhan dikotil dan biji terbuka. Dengan mencangkok kita dapat mudah memperbanyak tumbuhan.

mencangkok

 

  • Cara mencangkok :

1.Kikis kulit melingkari ranting dengan jarak 5-10 cm.

2.Kupas batang ke bawah sepanjang 10 cm.

3.Bersihkan lapisan kambium yang masih menempel pada kayu.

4.Bungkuslah ranting yang telah terkelupas dengan plastik bening. Kemudian berikan rongga agar nantinya air dapat dimasukan.

5.Masukan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang atau Kompos ke dalam plastik bening, kemudian ikatkan.

6.Rawatlah cangkokan setiap hari agar tetap lembab . Siram secara teratur baik pagi dan sore terutama jika tidak hujan. Untuk menyiram cangkokan bukalah kepala plastik / ikatan atas sementara.

7.Setelah kurang lebih 1 bulan, akar mulai tumbuh. Jika pertumbuhan akar sudah baik, balutan plastik dilepas dan cangkokan sudah siap

ditaruh pada wadah baru

 

2. Menyetek adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara menancapkan atau menanam potongan-potongan batang tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat disetek antara lain ketela pohon, tebu, mawar, melati, dan kangkung.

menyetek

 

 

 

 

menyetek cabang tanaman:

  • Cara Menyetek:

1. Siapkan wadah persemaian yang telah berisi media berupa campuran pasir dan humus dengan perbandingan 3 : 1.

2.Tentukan satu atau beberapa bagian tanaman yang akan distek.

3.Pilihlah satu bagian cabang taniman yang sehat dari tanaman yang akan distek.

4.Buatlah beberapa potongan cabang yang telah dipilih tadi, masingmasing panjangnya sekitar 10-20 cm tergantung panjang ruas pada cabang tersebut. Bagian bawah dari potongan dibuat runcing untuk memperluas tempat tumbuhnya akar. Setiap potongan cabang dapat disertai dengan daun atau tidak. Potongan cabang yang disertii daun, jumlah daunnya diusahakan tidak terlampau banyak.

5. Tanamkan potongan-potongan cabang tadi pada baki persemaian yang telah disediakan, kemudian tutuplah baki tersebut dengan kaca atau plastik bening untuk menjaga kelembaban di sekitar persemaian. (untuk stek daun dan pucuk, pengerjaannya hampir mirip dengan Iangkah di atas)

 

3. Okulasi adalah salah satu teknik perbaikan kualitas tanaman secara vegetatif buatan yang dilakukan dengan menempelkan mata tunas dari tanaman yang unggul ke batang tanaman lainnya. Sama seperti jenis perbanyakan vegetatif buatan lainnya, okulasi juga dilakukan untuk memperoleh bibit tanaman yang berkualitas baik. Namun, dibandingkan dengan tanaman yang dihasilkan cangkok dan stek, tanaman yang diperoleh dari okulasi akan memberikan kualitas yang lebih baik. Hal ini karena okulasi dapat menggabungkan 2 sifat unggul dari masing-masing bagian tanaman yang diokulasikan yakni sifat unggul batang bawah (contohnya perakaran yang kuat) dan sifat unggul dari tanaman entres (buah yang lebat). Tidak berbeda dengan sambung, okulasi biasanya dilakukan dengan menggabungkan tanaman-tanaman yang masih dalam satu spesies. Okulasi antartanaman yang berbeda spesies jarang dilakukan karena tingkat keberhasilannya sangat rendah, hal ini disebabkan oleh perbedaan sifat fisiologis dari masing-masing spesies menghambat penyatuan batang atas dan batang bawah.

 

 teknik okulasi

 

 

Incoming search terms:

  • jaring-jaring makanan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY