wisata-edukasi- batutis-al-ilmi

wisata-edukasi- batutis-al-ilmi

Pada tanggal 29 April 2015 lalu, D’Kandang Amazing Farm kedatangan tamu adik-adik dari SD Batutis Al Ilmi Bekasi. Sebelumnya yuk kita kenalan terlebih dahulu dengan SD Batutis Al Ilmi. SD “Batutis” adalah singkatan dari “baca-tulis gratis”. SD Batuttis didirikan oleh pasangan Siska dan Yudhistira ANM Massardi yang merupakan seorang sastrawan dan wartawan senior. Sekolah Batutis Al-Ilmi mulai diselenggarakan tanggal 5 September 2005, dengan proyek pertama TK gratis untuk kaum dhuafa, yang diberi nama TK Batutis Al Ilmi yang kemudian berkembang menjadi SD Batutis Al Ilmi.

SD Batutis merupakan sekolah yang menerapkan metode belajar sentra. Apa itu metode sentra? Sentra merupakan metode belajar revolusioner yang berbeda dengan metode belajar konvensional. Apa bedanya? Lalu keunggulannya apa? Mari kita bahas terlebih dahulu pengertian metode sentra.

Model pembelajaran seperti sentra memang sedikit banyaknya lebih kepada metode yang dilakukan oleh Guru untuk anak didik dimana Guru hanya sebagai pasilitator dan motivator bagi siswa-siswi, karena yang paling banyak melakukan kegiatan dalam permainan itu adalah anak didik, artinya guru harus bisa memberikan ruang dan kegiatan pembelajaran dalam bentuk yang beraneka ragam untuk memenuhi 8 kecerdasan anak-anak atau para siswa-siswinya. Dan sebelum melakukan kegiatan disentra maka guru terlebih dahulu perlu membuat sircle time atau lingkaran (Beyond Center).

 

Adapun tujuan dari pada pembelajaran sentra dapat disimpulkan sebagai berikut:

 

a. Meningkatkan pelayanan pengalaman belajar kepada anak secara lebih mendalam dengan memberikan kebebasan bereksplorasi dalam setiap sentranya.

 

b. Dengan adanya sentra melatih anak-anak untuk lebih mandiri karena tidak bergantung pada guru kelasnya saja, tetapi akan lebih diarahkan untuk melakukan kegiatan dengan guru-guru yang lain terutama yang menjadi guru sentra.

 

c. Dengan adanya guru sentra, maka guru sentra akan lebih fokus dalam mengembangkan sentra yang menjadi tanggung jawabnya dengan menuangkan segala pengembangan ide kreatifnya.

 

d. Proses pembelajaran diharapkan berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan anak bekerja mengalami, bukan transfer pengetahuan dari guru ke anak.

 

e. Dalam konteks itu, anak mengerti apa makna belajar, apa manfaatnya, dalam status apa mereka, dan bagaimana pencapaiannya, mereka sadar bahwa apa yang mereka pelajari akan berguna bagi hidupnya nanti. Anak dapat memposisikan sebagai diri sendiri yang memerlukan suatu bekal untuk hidupnya nanti, dalam hal ini guru sentra bertugas sebagai pengarah dan pembimbing atau inspirator.

 

Maka untuk mendukung metode sentra, SD Batutis melakukan field trip ke D’Kandang Amazing Farm sebagai pendukung metode belajar mereka di sekolah. Kami sangat senang SD Batutis berkunjung ke D’Kandang Amazing Farm. Adik-adik SD Batutis yang luar biasa cerdas membuat D’Kandang Amazing Farm juga semangat untuk sharing ilmu didalam kegiatan. Pada hari itu SD Batutis melakukan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pertanian dan peternakan, seperti memerah sapi, menyusui anak kambig etawah, memanen dan menanam. Dalam bertanam salah satunya, secara khusus adik-adik SD Batutis belajar untuk mengokulasi tanaman.

 

 

Okulasi merupakan salah satu cara meningkatkan mutu tumbuhan dengan cara menempelkan sepotong kulit pohon yg bermata tunas dari batang atas pada suatu irisan dari kulit pohon lain dari batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman yang baru.

 

Mereka luar biasa cerdas dan cepat tanggap. Ini membuktikan bahwa metode belajar sentra mempengaruhi kecepatan resposive nya mereka terhadap apa yang diajarkan oleh para mentor. Adik-adik SD Batutis pun tergolong sigap serta mandiri. Terima kasih untuk SD Batutis yang sudah berkunjung ke D’Kandang Amazing Farm. Kami tunggu kunjungan berikutnya agar bisa belajar sambil bermain bersama.

Incoming search terms:

  • alamat tk batutis al ilmi bekasi
  • wisata edukasi sekolah
  • wisata edukasi untuk sekolah tk

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY